Tren Desain Web

Oleh DADAN SUTISNA

Seperti perangkat teknologi, desain web pun memiliki tren yang berkembang dari waktu ke waktu. Apalagi, saat ini desain web memiliki tantangan baru. Selain dapat diakses menggunakan PC dan laptop, ia juga harus dapat berintegrasi dengan ponsel cerdas, netbook, atau tablet (seperti iPad). Berikut adalah beberapa tren desain web tahun 2011, dan mungkin untuk beberapa tahun ke depan.

Masa HTML5 dan CSS3

XHTML yang selama bertahun-tahun menjadi tren dalam bahasa markup, akan segera ditinggalkan. Kini, duet HTML5 dan CSS3 membuka cakrawala dalam desain web, dan tentu saja memberikan berbagai perubahan yang menakjubkan. Di HTML5, misalnya, kita bisa membuka video tanpa harus menanamkan plugin pada browser.  

Dan yang lebih mencengangkan, banyak fitur Photoshop yang telah ”diambil alih” oleh CSS3. Dulu untuk membuat efek rounded corner, gradient, atau drow shadow hanya bisa dibuat dengan bantuan Photoshop dan sejenisnya, tetapi sekarang CSS3 sudah bisa melakukannya. Pada beberapa bagian, Photoshop hanya akan menjadi sketsa dalam pembuatan desain web.

Background, Ikon, dan Tombol

Tekstur, gambar atraktif, atau bahkan foto yang cukup besar, kerap menjadi background halaman pada tren desain web saat ini. Meski masih banyak web mempertahankan latar yang bersih, sebagian web justru sedang musim-musimnya mempercantik background.

Tren lainnya adalah menampilkan ikon glossy dengan ukuran cukup besar, serta tombol-tombol yang kontras dan eye chaching. Elemen tersebut digabungkan dengan tipografi yang mencolok, serta efek-efek yang lebih modern seperti drop shaddow dan beveled edges.

Memperluas Footer

Dulu konsep footer hanya untuk menampilkan copyright dan navigasi pendek. Sekarang, banyak web yang memperluas footer sebagai navigasi utama, juga untuk menempatkan elemen lainnya seperti pilihan bahasa, RSS, atau formulir kontak. Gambar 3. merupakan desain dari web mozilla.org yang menempatkan semua navigasi pada footer.

Animasi dengan jQuery

Animasi yang dulu hanya bisa dibuat menggunakan Flash, kini menjadi mudah dengan munculnya jQuery. Banyak halaman web yang menyertakan beragam fitur jQuery, seperti slider konten, slideshow foto, modal dialog, dan sebagainya.

Desain Web untuk Layar Sentuh

Teknologi tablet PC telah beredar luas. Ini akan menjadi tantangan untuk desainer web, karena tampilan antara muka tablet, seperti iPad, menggunakan layar sentuh (touch screen). Banyak web yang telah menyediakan alternatif untuk berbagai teknologi komputer. Untuk kemudahan pengguna, rancangan desain harus berbeda pada komputer yang menggunakan mouse, tablet dengan layar sentuh, atau ponsel.

Barcode Web dengan QR Code

Ya, alamat web pun kini dapat menggunakan semacam barcode. QR Code (Quick Response Code) merupakan pengembangan dari barcode, yang berfungsi untuk menyimpan berbagai informasi dalam bentuk kode gambar. Ponsel yang telah mendukung QR Code, dapat mengakses halaman web beserta informasi lainnya hanya dengan memindai gambar dalam bentuk QR Code.

Saat ini banyak web yang menyediakan pembuatan QR Code, antara lain http://qrcode.kaywa.com. Untuk membaca QR Code via internet, Anda dapat mengakses http://zxing.org/w/decode.jspx.

Integrasi dengan Jejaring Sosia

Situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter telah menjadi gaya hidup saat ini. Hampir setiap orang memiliki akun di jejaring sosial. Alasan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh pengembang web agar lebih dikenal luas melalui jejaring sosial. Kebanyakan web saat ini telah berintergrasi dengan jejaring sosial, misalnya untuk fitur komentar dan login pengunjung.

Komentar Lainnya (0)

Loading
Belum ada komentar.